Kelas: C
Nim : 145501836
BAHAYA
MEROKOK
Di indonesia rokok
bukanlah lagi sesuatu yang baru dikenal oleh masyarakat luasnya, karena rokok
itu sendiri telah ada dari jaman nenek moyang kita. Indonesia sendiri menjadi
negara penghasil tembakau terbesar ke 6 didunia dengan jumlah rata-rata 164.851
ton/tahun. Di negara ini rokok dapat dnikmati oleh semua kalangan, baik itu
kalangan ekonomi bawah sampai kalangan ekonomi atas entah itu tu, muda, pria,
wanita dan bahkan para tenaga kesehatan yang dengan sadarnya mengetahui bahaya
rokok pun ikut mengkonsumsinya. Perokok pada umumnya terbagi menjadi dua yaitu
perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi
rokok secara langsung sedangkan perokok pasif adalah orang yang menghirup asap
dari orang yang merokok. Perokok pasif tiga kal lebih berbahaya dibandingkan
perokok aktif hal itu dikarenakan asap yang dhirup oleh perokok pasif yang tidak
mengalami pembakaran dan penyaringan dengan sempurna. Seperti yang kita ketahui
bahwa rokok mengandung lebih dari 4000 zat-zat didalamnya dan 200 diantaranya
ada;ah zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia, racun utama pada rokok adalah
tar, nikotin dan karbon monoksida.selain itu dalam sebatang rokok juga
terkandung bahan-bahan kimia lain yang tak kalah beracunnya. Tar adalah sejenis
cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi
hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.nikotin
terkandung dalam rokok menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin
(adrenalin) yang beersifat memacu jantung dan tekanan darah.sedangkan karbon
monoksida adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau.selain itu Rokok juga
mengandung zat adiktif yang dapat menyebabkan sifat candu bagi yang
mengkonsuminya. tidaklah mudah bagi para perokok untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya
bahkan seseorang yang ingin berhenti dengan hanya bermodalkan keinginan tidak
akan bisa dan pasti akan mengkonsumsi rokok kembali. kenapa demikian? Karena
seseorang yang ingin berheti merokok tidak hanya bermodalkan niat tetapi dibutuhkan
faktor dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga,teman dan orang
terdekat lainya. Kita tau bahwa rokok tidak hanya menimbulkan permasalahan
kesehatan, namun rokok juga bisa menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi
seringkali uang yang seharusnya kita gunakan untuk kebutuhan pokok di gunakan
untuk membeli rokok. Hal ini jelas mempengaruhi pengeluaran uang pada setiap
harinya. Bayanngkan jika kita mampu mengurangi konsumsi rokok setiap hahrinya
pasti uang yang biasanya digunakan untuk membeli rokok bisa di gunakan untuk
membeli kebutuhan yang lebih penting lainnya atau bisa juga ditabungkan.
Bebagai pembertaan tentang bahaya
merokok sering kali kita lihat dan dengar dari berbagai media masa seperti
televisi, koran, radio dan lain sebagainya namun semua itu hanya sebagai wacana
belaka dan belum mampu mengurangi jumlah
perokok. Efek yang ditimbulkan rokok itu tidak terjadi saat orang itu
mengkonsumsi rokok pada saat itu namun efek yang diitmbulkan bersifat jangka
panjang. Perlu diketahui bahwa pada saat kita mengkonsumsi rokok itu berarti
kita sedang beerinvestasi penyakit jangka panjang.penyakit seperti kanker,
jantung, imptensi dan gangguan kehamilan itu dapat dipicu oleh zat-zat yang
terkandung didalam rokok. Semakin cepat kita berhenti merokok maka semakin
kecil pula kita akan memiliki masalah kesehatan karena rokok. Namun bukan
berarti saat kita berhenti merokok maka kita terbebas dari penyakit yang
ditimbulkan rokok.sekali lagi bahwa itu hanya memperkecil resiko dari berbagai
penyakit yang disebabkan oleh rokok. fenomena yang paling mengkhawatikan saat
ini adalah bahwa rokok saat ini mulai dikonsumsi oleh para anak-anak dibawah
umur banyak dari mereka yang masih duduk didalam bangku sekolah mulai dari
pelajar SMP maupun SMA dimana usia mereka masih sekitar 13-18th mereka sudah
mulai berinvestasi dengan penyakit yang terkandung didalam rokok. hal ini
lagi-lagi dikarenakan faktor lingkungan hidup mereka dan begitu mudahnya untuk
membeli rokok diwarung atau toko-toko yang menjual rokok.sungguh ironis bukan? usia
dimana seharusnya mendapatkan konsumsi makanan-makanan yang penuh gizi untung
membantu perkembangan otak dan tubuh mereka namun diisi dengan nikotin dan
zat-zat yang membahayakan tubuh mereka dari penyakit yang akan ditimbulkan oleh
rokok tersebut.mereka yang pada awalnya hanya ingin mencoba meniru apa yang
dilakukan oleh para orang tua dan teman-teman yang lain pada akhirnya mereka
merasakan efek candu dari rokok tersesbut. Mereka berfikir bahwa merokok itu
menambah kegagahan seorang laki-laki.banayak dari mereka merelakan uang
jajannya untuk membeli rokok dari pada membeli makanan lainnya. Pengawasan dari
orang tua dan guru sangatlah penting untuk mencegah para pelajar yang merokok.tidak
mudah memang, namun jika pemerintah serius dalam menanggapi permasalahan ini
pasti akan dapat memperkecil jumlah perokok dinegri ini. Pemerintah harus
membuat kebijakan-kebijakan untuk mengatasi masalah rokok. Kebijakan yang
dibuat untuk produsen rokok maupun untuk masyarakat yang mengkonsumsinya. Suatu
hal tidak mudah bagi pemeintah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Perrlu
adanya kesadaran dari setiap indivdu dalam memahami tentang bahaya yang
diimbulkan oleh rokok. Untuk itu mulailah dari diri sendiri dan mulailah untuk
mengurangi rokok setiap harinya agar kedepannya kita bisa terbiasa tanpa
rokok.sayangi diri anda dan keluarga anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar