Sabtu, 31 Januari 2015

Nama: Abas khumaeni
Kelas: C
Nim  : 145501836




BAHAYA MEROKOK

Di indonesia rokok bukanlah lagi sesuatu yang baru dikenal oleh masyarakat luasnya, karena rokok itu sendiri telah ada dari jaman nenek moyang kita. Indonesia sendiri menjadi negara penghasil tembakau terbesar ke 6 didunia dengan jumlah rata-rata 164.851 ton/tahun. Di negara ini rokok dapat dnikmati oleh semua kalangan, baik itu kalangan ekonomi bawah sampai kalangan ekonomi atas entah itu tu, muda, pria, wanita dan bahkan para tenaga kesehatan yang dengan sadarnya mengetahui bahaya rokok pun ikut mengkonsumsinya. Perokok pada umumnya terbagi menjadi dua yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi rokok secara langsung sedangkan perokok pasif adalah orang yang menghirup asap dari orang yang merokok. Perokok pasif tiga kal lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif hal itu dikarenakan asap yang dhirup oleh perokok pasif yang tidak mengalami pembakaran dan penyaringan dengan sempurna. Seperti yang kita ketahui bahwa rokok mengandung lebih dari 4000 zat-zat didalamnya dan 200 diantaranya ada;ah zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia, racun utama pada rokok adalah tar, nikotin dan karbon monoksida.selain itu dalam sebatang rokok juga terkandung bahan-bahan kimia lain yang tak kalah beracunnya. Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.nikotin terkandung dalam rokok menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin) yang beersifat memacu jantung dan tekanan darah.sedangkan karbon monoksida adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau.selain itu Rokok juga mengandung zat adiktif yang dapat menyebabkan sifat candu bagi yang mengkonsuminya. tidaklah mudah bagi para perokok untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya bahkan seseorang yang ingin berhenti dengan hanya bermodalkan keinginan tidak akan bisa dan pasti akan mengkonsumsi rokok kembali. kenapa demikian? Karena seseorang yang ingin berheti merokok tidak hanya bermodalkan niat tetapi dibutuhkan faktor dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga,teman dan orang terdekat lainya. Kita tau bahwa rokok tidak hanya menimbulkan permasalahan kesehatan, namun rokok juga bisa menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi seringkali uang yang seharusnya kita gunakan untuk kebutuhan pokok di gunakan untuk membeli rokok. Hal ini jelas mempengaruhi pengeluaran uang pada setiap harinya. Bayanngkan jika kita mampu mengurangi konsumsi rokok setiap hahrinya pasti uang yang biasanya digunakan untuk membeli rokok bisa di gunakan untuk membeli kebutuhan yang lebih penting lainnya atau bisa juga ditabungkan. Bebagai  pembertaan tentang bahaya merokok sering kali kita lihat dan dengar dari berbagai media masa seperti televisi, koran, radio dan lain sebagainya namun semua itu hanya sebagai wacana belaka  dan belum mampu mengurangi jumlah perokok. Efek yang ditimbulkan rokok itu tidak terjadi saat orang itu mengkonsumsi rokok pada saat itu namun efek yang diitmbulkan bersifat jangka panjang. Perlu diketahui bahwa pada saat kita mengkonsumsi rokok itu berarti kita sedang beerinvestasi penyakit jangka panjang.penyakit seperti kanker, jantung, imptensi dan gangguan kehamilan itu dapat dipicu oleh zat-zat yang terkandung didalam rokok. Semakin cepat kita berhenti merokok maka semakin kecil pula kita akan memiliki masalah kesehatan karena rokok. Namun bukan berarti saat kita berhenti merokok maka kita terbebas dari penyakit yang ditimbulkan rokok.sekali lagi bahwa itu hanya memperkecil resiko dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok. fenomena yang paling mengkhawatikan saat ini adalah bahwa rokok saat ini mulai dikonsumsi oleh para anak-anak dibawah umur banyak dari mereka yang masih duduk didalam bangku sekolah mulai dari pelajar SMP maupun SMA dimana usia mereka masih sekitar 13-18th mereka sudah mulai berinvestasi dengan penyakit yang terkandung didalam rokok. hal ini lagi-lagi dikarenakan faktor lingkungan hidup mereka dan begitu mudahnya untuk membeli rokok diwarung atau toko-toko yang menjual rokok.sungguh ironis bukan? usia dimana seharusnya mendapatkan konsumsi makanan-makanan yang penuh gizi untung membantu perkembangan otak dan tubuh mereka namun diisi dengan nikotin dan zat-zat yang membahayakan tubuh mereka dari penyakit yang akan ditimbulkan oleh rokok tersebut.mereka yang pada awalnya hanya ingin mencoba meniru apa yang dilakukan oleh para orang tua dan teman-teman yang lain pada akhirnya mereka merasakan efek candu dari rokok tersesbut. Mereka berfikir bahwa merokok itu menambah kegagahan seorang laki-laki.banayak dari mereka merelakan uang jajannya untuk membeli rokok dari pada membeli makanan lainnya. Pengawasan dari orang tua dan guru sangatlah penting untuk mencegah para pelajar yang merokok.tidak mudah memang, namun jika pemerintah serius dalam menanggapi permasalahan ini pasti akan dapat memperkecil jumlah perokok dinegri ini. Pemerintah harus membuat kebijakan-kebijakan untuk mengatasi masalah rokok. Kebijakan yang dibuat untuk produsen rokok maupun untuk masyarakat yang mengkonsumsinya. Suatu hal tidak mudah bagi pemeintah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Perrlu adanya kesadaran dari setiap indivdu dalam memahami tentang bahaya yang diimbulkan oleh rokok. Untuk itu mulailah dari diri sendiri dan mulailah untuk mengurangi rokok setiap harinya agar kedepannya kita bisa terbiasa tanpa rokok.sayangi diri anda dan keluarga anda.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar